Sensasi Naik gunung Bromo!!!

Bromo sebenarnya adalah nama sebuah gunung yang berlokasi di Probolinggo, dan masuk ke dalam area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Namun, jika seseorang mengatakan akan pergi ke Bromo, itu artinya orang tersebut mungkin bukan hanya akan naik ke kawah Gunung Bromo tapi mungkin juga akan melihat sunrise di Gunung Penanjakan atau mengunjungi spot-spot lainnya. Bahkan beberapa orang juga memilih untuk mendaki gunung-gunung lain yang ada di sekitar Gunung Bromo. Semua destinasi itu memang berada dalam satu area yang sama, dengan akses yang sama.

Menyebut keseluruhan lokasi itu sebagai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sebenarnya kurang tepat juga karena taman nasional tersebut sangat luas, meliputi juga Air Terjun Madakaripura, Gunung Semeru dan Bukit B29.

Secara administratif, area ini disebut dengan nama Wisata Gunung Bromo. Di tiket masuk ke lokasi ini, kalian juga akan menjumpai nama ini. Namun, untuk mempermudah, dalam artikel kali ini kita akan menyebut keseluruhan area ini sebagai Bromo saja.

Bromo ini memang memiliki daya tarik yang luar biasa. Jika kalian melihat instagram beberapa artis dan selebgram Indonesia, rata-rata pasti pernah ke Bromo. Dengan perkembangan teknologi informasi, Bromo yang memang sudah terkenal dari dulu, kini semakin terkenal. Jika dulu mungkin yang terkenal adalah gunung Bromo itu sendiri dan Gunung Penanjakan, kini Pasir Berbisik dan Bukit Teletubbies juga masuk dalam daftar destinasi wajib di Bromo.

Atraksi utama lainnya adalah Kawah Gunung Bromo. Dari pintu Penanjakan, kalian tinggal melewati hamparan pasir untuk menuju ke Gunung Bromo. Pada musim kemarau, kalian yang naik motor harus super hati-hati ya karena pasirnya kering dan rawan membuat motor tergelincir. Kendaraan dengan ban biasa (bukan motor trail) juga rawan terjebak dalam cengkraman pasir.

Untuk menuju ke puncak Bromo dan melihat kawahnya, dari tempat parkir kendaraan, kalian masih harus berjalan mendaki gunung pasir. Lumayan melelahkan khususnya untuk pemula. Di tanjakan terakhir menuju puncak, ada tangga yang tentu lebih memudahkan kalian.

Lokasi tempat parkir terakhir sebelum menuju Kawah Bromo

memang cukup jauh ,Jika kalian datang di musim kemarau, jangan lupa membawa masker atau penutup muka karena debu ada dimana-mana.

Begitu tiba di puncak Gunung Bromo, kalian bisa melihat kawah Gunung Bromo yang termahsyur itu. Kawah ini masih aktif dan jika kalian sedang berada di Penanjakan, kalian mungkin akan melihat kepulan asap dari kawah tersebut.